Sabtu, 07 Juni 2025

ALAM RUSAK KARENA MANUSIANYA RAKUS



Banyak orang menganggap bencana alam semata kehendak Tuhan. Banjir, tanah longsor, gunung meletus, angin puting beliung, kebakaran, diterima saja sebagai musibah yang tidak dapat dihindari karena sudah menjadi suratan takdir.

 

Segala sesuatu yang terjadi memanglah takdir Allah Swt. Namun bagaimana terjadinya sedikit banyak ada campur tangan manusia. Terjadinya banjir adalah akibat debit air yang mengalir melewati sungai sangat besar. Air hujan yang turun tidak tertahankan oleh tanah-tanah di gunung karena pohon-pohonnya ditebang.

 

Senin, 29 April 2024

BERPULANGNYA GURU PARA HERBALIS

Program Spraylogi di Marbella Resort Dago Bandung


“Bapak tidak akan menemukan kesembuhan selama masih guna obat kimia. Beralihlah pada herba. Gunakan gamat dan habbatus sauda untuk putri bapak”, kata Tuan Haji Ismail saat saya menemuinya untuk berkonsultasi sekitar akhir tahun 2002.

Saat itu saya mengadukan kondisi kesehatan anak saya usia 1 tahun yang sering sesak nafas meski sudah berobat ke banyak tempat. Inilah yang membuka jalan saya mengenal pengobatan herba serta berguru pada beliau, Tuan Haji Ismail bin Ahmad.

Jumat, 21 Juli 2023

Mengenang Bapak Moehadi Sofyan

 


Meski pernah menjadi wartawan Harian Masa Kini sesungguhnya saya tidak mengenal beliau yang menjadi Pemimpin Umum dan Pemimpin Redaksinya. Hal ini karena saya hanya sebentar berkiprah di koran yang beliau pimpin, sedangkan level saya dan beliau ibarat bumi dan langit.

 

Nama Drs. Moehadi Sofyan sangatlah terkenal pada masanya. Bukan saja sebagai boss Harian Masa Kini, namun juga sebagai wartawan, bahkan Ketua PWI, mendirikan banyak sekolah Muhammadiyah, memiliki banyak yayasan pendidikan dan seabreg aktivitas lainnya. Lucunya, belakangan barulah saya ketahui kalau teman duduk sebangku saya saat SMP Negeri II Yogyakarta, Harris Syarief Usman, adalah putera beliau.

Minggu, 16 Juli 2023

Foto Artistik dengan Busana Jawa


Mosok, foto keluarga saja sampai 900 ribu, kata saya.


Abi ngikut Uti aja. Syukur2 mau bantu biayanya, kata Muti anak sulung saya.


Tarif foto disini memang 75.000 per orang. Sedangkan jumlah anggota keluarga 12 orang, jadi total jendral 900.000.

Kamis, 04 Mei 2023

5 AMALAN DI BULAN SYAWAL



Oleh : Muhammad Haitami

 

 

 

Ayat yang populer dibaca oleh khatib dan muballigh pasca Idul Fitri ialah Qs. Ali Imran (3): 133-134,

 

۞وَسَارِعُوٓاْ إِلَىٰ مَغۡفِرَةٖ مِّن رَّبِّكُمۡ وَجَنَّةٍ عَرۡضُهَا ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَٱلۡأَرۡضُ أُعِدَّتۡ لِلۡمُتَّقِينَ ١٣٣ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي ٱلسَّرَّآءِ وَٱلضَّرَّآءِ وَٱلۡكَٰظِمِينَ ٱلۡغَيۡظَ وَٱلۡعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلۡمُحۡسِنِينَ ١٣٤

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”.

 

Dua ayat diatas adalah bagian dari Qs. Ali Imran (3): 130-136, satu bahasan dalam Tafsir Ibnu Katsir. Khusus ayat 133-134 terdapat 5 pelajaran yang dapat dipetik, yaitu:

 

Senin, 01 Mei 2023

POTENSI PERBEDAAN PELAKSANAAN IDUL ADHA 1444



Setelah terjadi perbedaan pelaksanaan Idul Fitri 1444, ada yang Jum’at dan ada yang Sabtu, kembali terbuka potensi perbedaan pelaksanaan Idul Adha 1444. Indikasinya adalah maklumat yang dikeluarkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah berkaitan dengan awal bulan Dzulhijjah 1444.

 

Minggu, 12 Maret 2023

KHUTBAH RASULULLAH MENYAMBUT RAMADHAN



Dalam kitab “Minhaj Al Balaghah” diriwayatkan khutbah Rasulullah Muhammad Saw menyambut bulan Ramadhan. Seperti biasa, khutbah Nabi itu singkat tetapi menyentuh hati. Ditengah-tengah khutbah Nabi melayani pertanyaan para sahabatnya.

 

اَليُّهَا النَّاسُ إِنَّهُ قَدْ أَقْبَلَ اِلَيْكُمْ شَهْرُاللهِ بِالْبَرَكَةِ وَالرَّحْمَةِ وَالْمَغْفِرَةِ شَهْرٌ هُوَ عِنْدَ اللهِ اَفْضَلُ الشُّهُوْرِ وَ اَيّاَمُهُ اَفْضَلُ اْلاَيّاَمِ وَلَيَالِيْهِ اَفْضَلُ الّلَيَالِى وَسَاعَاتُهُ اَفْضَلُ السَّاعَاتِ هُوَ شَهْرٌ دُعِيْتُمْ فِيْهِ إِلَى ضِيَافَةِ اللهِ وَجَعَلْتُمْ فِيْهِ مِنْ اَهْلِ كَرَامَةِ اللهِ اَنْفَاسُكُمْ فِيْهِ تَسْبِيْحٌ وَنَوْمُكُمْ فِيْهِ عِبَادَةٌ وَعَمَلُكُمْ فِيْهِ مَقْبُوْلٌ وَدُعَا ؤُكُمْ فِيْهِ مُسْتَجَابٌ فَسَلُوْا اللهَ رَبَّكُمْ بِنِيَّاتٍ صَادِقَةٍ وَقُلُوْبٍ طَاهِرَةٍ اَنْ يُّوَفِقَكُمْ لِصِيَامِهِ وَتِلاَوَةِ كِتَابِهِ فَإِنَّ الشَّقِيَ مَنْ حُرِمَ غُفْرَانُ اللهِ فِيْ هَذَا الشَّهْرِ الْعَظِيْمِ وَاذْكُرُوْا بِجُوْعِكُمْ وَعَطْشِكُمْ فِيْهِ جُوْعَ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَعَطْشَهُ وَتَصَدَّقُوْا عَلَى فُقَرَائِكُمْ وَمَسَاكِيْنِكُمْ وَوَقِّرُوْا كِبَارَكُمْ وَارْحَمُوْا صِغَارَكُمْ وَصِلُوْا اَرْحَامَكُمْ وَاحْفَظُوْا أَلْسِنَتَكُمْ وَغَضُّوْا عَمَّالاَ يَحِلُّ النَّظْرَ اِلَيْهِ اَبْصَارُكُمْ وَعَمَالاَ يَحِلُّ اْلاِسْتِمَاعِ إِلَيْهِ اسْمَاعُكُمْ وَتَحَنَّنُوْا عَلىَ اَيْتَامِ النَّاسِ يَتَحَنَّنُ عَلَى اَيْتَامِكُمْ وَتُوْبُوْ إِلَيْهِ مِنْ ذُنُوْبِكُمْ وَارْفَعُوْا اِلَيْهِ اَيْدِيَكُمْ بِالدُّعَاءِ فِى اَوْقَاتِ صَلَوَاتِكُمْ فَإِنَّهَا اَفْضَلُ السَّاعَاتِ يَنْظُرُ الله ُعَزَّوَجَلَّ فِيْهَا بِالرَّحْمَةِ إِلَى عِبَادِهِ يُجِيْبُهُمْ اِذَانَاجُوْهُ وَيُلَبِّيْهِمْ اِذَا نَادُوْهُ وَيَسْتَجِيْبُ لَهُمْ اِذَا دَعُوْهُ.

اَليُّهَا النَّاسُ اِنَّ اَنْفَسَكُمْ مَرْهُوْنَةٌ بِأَعْمَالِكُمْ فَفَكُّوْهَا بِاسْتِغْفَارِكُمْ، وَظُهُوْرَكُمْ ثَقِيْلَةٌ مِنْ اَوْزَارِكُمْ فَخَفِّفُوْا عَنْهَا بِطُوْلِ سُجُوْدِكُمْ وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ تَعَالَى ذِكْرُهُ اَقْسَمَ بِعِزَّتِهِ اَنْ لاَ يُعَذِّبَ الْمُصَلِّيْنَ وَالسَّاجِدِيْنَ وَاَنْ لاَ يُرَوِّعَهُمْ بِالنَّارِ يَوْمَ يَكُوْمُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

اَيُّهَا النَّاسُ مَنْ فَطَّرَ مِنْكُمْ صَائِمًا مُؤْمِنًا فِى هَذَا الشَّهْرِ كَانَ لَهُ بِذَالِكَ عِنْدَاللهِ عِتْقُ رَقَبَةٍ وَمَغْفِرَةٌ لِمَا مَضَى مِنْ ذُنُوْبِهِ. قِيْلَ يَارَسُوْلُ اللهِ: وَلَيْسَ كُلُّنَا يَقْدِرُ عَلَى ذَالِكَ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اِتَّقُوْا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ. اِلتَّقُوْ النَّارَ وَلُوْ بِشُرْبَةٍ مِنْ مَاءٍ فَإِنَّ الله َتَعَالَى يَهِبُ ذَالِكَ اْلاَجْرَ لِمَنْ عَمِلَ هَذَا الْيَسِيْرَ اِذَا لَمْ يَقْدِرْ عَلَى اَكْثَرٍ مِنْهُ.

يَااَيُّهَاالنَّاسُ مَنْ حَسَّنَ مِنْكُمْ فِى هَذَا الشَّهْرِ خُلُقَهُ كاَنَ لَهُ جَوَازٌ عَلَى الصِّرَاطِ يَوْمَ تَزِلُّ فِيْهِ اْلاَقْدَامُ وَمَنْ خَفَّفْ فِى هَذَا الشَّهْرِ عَمَّا مَلَكَتْ َيِمِيْنُهُ خَفَّفَ الله ُعَلَيْهِ حِسَابَهُ وَمَنْ كَفَّ فِيْهِ شَرَّهُ كَفَّ الله ُعَنْهُ غَضَبَهُ يَوْمَ يَلْقَاهُ وَمَنْ اَكْرَمَ فِيْهِ يَتِيْمًا اَكْرَمَهُ الله ُيَوْمَ يَلْقَاهُ وَمَنْ وَصَلَ فِيْهِ رَحِمَهُ وَصَلَهُ الله ُبِرَحْمَتِهِ يَوْمَ يَلْقَاهُ وَمَنْ قَطَعَ فِيْهِ رَحَمِهُ قَطَعَ الله ُعَنْهُ رَحْمَتَهُ يَوْمَ يَلْقَاهُ وَمَنْ تَطَوَّعَ فِيْهِ بِصَلاَةٍ كَتَبَ اللهُ لَهُ بَرَاءَهُ مِنَ النَّارِ وَمَنْ اَدَّى فِيْهِ فَرْضًا كَانَ لَهُ ثَوَابُ مَنْ اَدَّى سَبْعِيْنَ فَرِيْضَةً فِيْمَا سِوَاهُ مِنَ الشُّهُوْرِ وَمَنْ أَكْثَرَ فِيْهِ مِنَ الصَّلاَةِ عَلَيَّ ثَقَّلَ الله ُمِيْزَانَهُ يَوْمَ تَخِفُّ الْمَوَازِ يْنُ. وَمَنْ تَلاَ فِيْهِ اَيَةً مِنَ الْقُرْاَنِ كاَنَ لَهُ مِثْلُ اَجْرِ مَنْ خَتَمَ الْقُرْاَنَ فِى غَيْرِهِ مِنَ الشُّهُوْرِ.

اَليُّهَاالنَّاسُ اِنَّ اَبْوَابَ الْجِنَانِ فِى هَذَا الشَّهْرِ مُفَتَّحَةٌ فَسَلُوْا رَبَّكُمْ اَنْ لاَ يَغْلِقَهَا عَلَيْكُمْ وَاَبْوَابَ النِّيْرَانِ مُغَلَّقَةٌ فَسَلُوْا رَبَّكُمْ اَنْ لاَ يَفْتَحَهَا عَلَيْكُمْ وَالشَّيَاطِيْنَ مَغْلُوْلَةٌ فَسَلُوْا رَبَّكُمْ اَنْ لاَ يُسَلِّطَهَا عَلَيْكُمْ الخ.

Wahai ummatku, telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, rahmat dan maghfirah. Dia-lah bulan yang paling afdhol di sisi Allah. Hari-harinya lebih afhdol dari hari-hari yang lain. Malamnya lebih afhdol dari malam-malam yang lain dan detik-detiknya lebih afhdol dari detik-detik yang lain.

Dia-lah bulan tempat kalian dipanggil untuk menjamu Allah dan pada saat itulah kalian termasuk orang-orang yang memuliakan Allah. Sesungguhnya nafasmu adalah tasbih, tidurmu adalah ibadah, amal perbuatanmu makbul dan doamu mustajab. Maka mohonlah kepada Allah dengan niat yang ikhlas dan hati yang bersih agar Dia memberi taufik kepada kalian lewat puasa dan bacaan Al-Quran.

Sesungguhnya orang yang celaka adalah orang yang diharamkan ampunan Allah pada bulan ini. Dan ingatlah lapar dan dahaganya hari kiamat dengan lapar dan dahaganya kalian pada bulan ini. Perbanyaklah sedekah pada fakir miskin. Hormatilah orang yang lebih tua dan sayangilah orang yang yang lebih muda.

Jagalah dan jalin tali silaturrahmimu. Jagalah lisan kalian dan tundukkan pandangan dari apa-apa yang diharamkan Allah dan pendengaran. Sayangilah anak yatim orang lain, niscaya mereka akan menyayangi anak-anak yatim kalian.

Bertobatlah kalian kepada Allah dari dosa dan berdoalah dengan mengangkat tangan kepadanya pada waktu kamu shalat. Sesungguhnya waktu itu yang paling afdhol. Allah melihat dengan penuh kasih sayang kepada hamba-Nya. Dia mengijabah orang yang bermunajat kepada-Nya dan mengabulkan doa hamba-Nya.

 

Wahai ummatku ! Sesungguhnya jiwa kalian tergadaikan oleh amal perbuatanmu. Maka tebuslah ia dengan istighfar dan punggung-punggungmu berat karena dosa. Maka ringankanlah dengan sujud yang panjang. Ketahuilah, sesungguhnya Allah bersumpah dengan kemuliaan-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud. Juga tidak akan mencampakkan mereka ke dalam neraka pada hari kiamat kelak.

 

Wahai ummatku ! Barangsiapa yang memberikan buka puasa kepada orang-orang mukmin pada bulan ini, niscaya ia memperoleh pahala sebab ia membebaskan seorang budak dan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Salah seorang sahabat bertanya, "Ya Rasullulah, bukankah kami semua dapat melakukannya?"

Rasulullah pun bersabda, "Takutlah kalian terhadap api neraka walaupun dengan sebiji kurma atau dengan segelas/seteguk air. Sesungguhnya Allah memberikan pahala bagi mereka yang mengerjakan kebaikan, sekalipun ringan, bila mereka tidak mampu mengerjakan yang lebih berat".

 

Wahai ummatku ! Siapa saja diantara kalian yang memperbagus akhlaqnya pada bulan ini niscaya ia selamat pada titian shiratal mustaqim yang ketika itu banyak kaki-kaki manusia tergelincir. Dan barangsiapa yang meringankan beban orang lain pada bulan ini, niscaya Allah mempermudah hisabnya. Dan barangsiapa yang menjaga diri dari kejelekan pada bulan ini niscaya Allah menjaga kemarahan-Nya pada hari kiamat.

Dan barangsiapa yang memuliakan anak yatim niscaya Allah memuliakannya pada hari kiamat kelak. Dan barangsiapa menyambung tali silaturrahmi niscaya Allah memberikan rahmat-Nya pada hari kiamat kelak. Dan barangsiapa yang memutuskannya, maka Allah akan memutuskan rahmat-Nya.

Dan barangsiapa shalat sunnat maka Allah membebaskannya dari api neraka. Dan barangsiapa yang mengerjakan satu shalat fardhu, ia mendapatkan pahala seperti pahala tujuh puluh kali shalat fardhu pada bulan yang lain. Dan barangsiapa yang memperbanyak shalawat atasku (Rasulullah) niscaya Allah akan memberatkan timbangannya pada saat timbangannya ringan. Dan barangsiapa membaca satu ayat Al-Quran seperti khatam Al-Quran pada bulan yang lain (pahalanya).

 

Wahai ummatku! Sesungguhnya pintu surga pada bulan ini terbuka lebar, maka mohonlah kepada Allah agar pintu surga itu tidak terkunci untukmu. Pada bulan ini juga pintu neraka tertutup rapat, maka mohonlah kepada Allah agar pintu neraka itu tidak terbuka untukmu. Dan sesungguhnya pada bulan ini setan-setan dibelenggu, maka mohonlah kepada Allah agar setan-setan itu tidak menguasaimu.




Sungguh betapa hebatnya pahala yang diberikan Allah Swt kepada hambaNya yang mau memperbanyak beribadah di bulan Ramadhan. "Membaca satu ayat Al Quran akan diberi pahala seolah khatam satu mushaf Al Quran", demikian sabda Rasulullah.

Sedangkan berapa ayat yang kita baca di hari-hari selama bulan Ramadhan itu? Boleh jadi bukan saja 10 ayat, namun sepuluh surah, atau bahkan 10 juz. Berapa besar pahala yang dikumpulkan untuk sebuah amal shaleh ini, tentulah sangat besar.

Pada bagian lain baginda Rasulullah bersabda, "Takutlah kalian terhadap api neraka walaupun dengan sebiji kurma atau dengan segelas/seteguk air".

Maksudnya adalah: jangan sia-siakan makanan. Walaupun hanya sebiji kurma atau seteguk air yang diberikan kepada orang yang berpuasa, niscaya pahalanya sangat besar, mampu membebaskan yang memberikannya dari siksa api neraka.

Maka marilah kita banyak beribadah dan beramal shaleh selama bulan Ramadhan ini. Insya Allah setelah Ramadhan nanti akan keluar sebagai pemenang, meningkat nilai ketaqwaan kita. "La'allakum tattaqun" agar meningkat nilai ketaqwaan kita.

Jangan lupa minum "Madu Asli Babussalam" 1-2 sendok makan saat bersantap sahur. Menjadi bekal kita dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Tersedia berbagai jenis madu dengan berbagai ukuran kemasan. Diantaranya,

- Madu Cerana 500 gram : Rp. 200.000,-

- Madu Cerana 1.000 gram : Rp. 350.000,-

- Madu Cerana 1 liter (sedikit encer) : Rp. 250.000,-

- Madu Hutan 1 kg : Rp. 200.000,-

- Madu Trigona (Teuweul) 300 gram : Rp. 200.000,-


Silahkan order melalui : Haitami 0813 12322631, Umi Anna 0816 4201465.


 

Kamis, 03 November 2022

Teori Relativitas Einstein dan Keagungan Al Quran

 


Buku berjudul "Teori Relativitas Einstein dan Keagungan Al Quran" ini dimaksudkan sebagai bacaan generasi muda (generasi milenial), khususnya siswa SMA/MA, guna menambah wawasan keilmuan dan keagamaan serta meningkatkan motivasi hidupnya. Terlihat betapa peradaban manusia senantiasa berkembang dari masa ke masa dan betapa hebatnya perjuangan manusia (para ilmuwan) menemukan berbagai hal guna kesempurnaan hidupnya.

 

Haruslah diingat bahwa segala pencapaian dalam hidup ini adalah memang fitrah manusia yang diakui oleh Al Quran, namun sekaligus bak pisau bermata dua: bisa memberi manfaat atau mendatangkan mudharat. Disinilah diperlukan fungsi lain diturunkannya Al Quran, yaitu membimbing manusia pada jalan yang benar.

 

Selasa, 14 April 2020

MENGENANG SEORANG SAHABAT: PAK DADI YANG TIDAK PERNAH “AJI MUMPUNG”

Bangun tidur pukul 02.00 semalam saya dikejutkan oleh berita meninggalnya pak Dadi. Setengah tidak percaya, saya scroll laman FB ke atas: belum ada yang memberitakan selain berita tadi. Akhirnya saya chat WA beberapa teman, dan maklum kalau tidak terjawab karena masih tengah malam.

Sambil menunggu subuh saya berfikir bagaimana besok melayatnya, sementara sedang musim wabah seperti ini. Itupun seandainya berita itu benar. Barulah selepas subuh saya mendapat kepastian dari pak Agus yang tinggal di Subang. Iya, benar, pak Dadi meninggal dunia selepas maghrib di rumah sakit. Dari rumah sakit langsung dibawa ke makam, tanpa harus singgah ke rumah.

Selasa, 31 Maret 2020

BELAJAR MEMAHAMI KARAKTER


Syair sebuah lagu Ahmad Albar berjudul “Panggung Sandiwara”,

Dunia ini panggung sandiwara

Ceritanya mudah berubah

Bisa Mahabrata

Atau tragedi dari Yunani



Setiap kita dapat satu peranan

Yang harus kita mainkan

Ada peran wajar

Dan ada peran berpura-pura

…………………

Setiap kita dapat satu peranan”, begitu kata Ahmad Albar. Dunia menjadi indah karena setiap orang memiliki peran berbeda. Seperti taman yang indah karena disitu ada aneka bunga dengan berbagai warna.

Kepribadian Manusia
Karena manusia diciptakan Sang Pencipta sebagai makhluk dengan berbagai sifat, karakter dan kepribadian, maka muncullah bidang ilmu yang khusus mempelajari kepribadian manusia. Ilmu ini bukan ilmu mistis karena Allah dalam Al Quran menyebutkan “adanya tanda-tanda kekuasaan Allah pada segala ciptaanNya”. Inilah yang menjadi landasan para perumus kepribadian manusia.

سَنُرِيهِمۡ ءَايَٰتِنَا فِي ٱلۡأٓفَاقِ وَفِيٓ أَنفُسِهِمۡ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَهُمۡ أَنَّهُ ٱلۡحَقُّۗ أَوَ لَمۡ يَكۡفِ بِرَبِّكَ أَنَّهُۥ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ شَهِيدٌ ٥٣
Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu”, Qs. Fushilat (41): 53.

Sabtu, 25 Januari 2020

RASULULLAH SEORANG PROBLEM SOLVER

Proses perakitan mobil adalah sebuah sistem yang rumit.

Pada suatu kesempatan rihlah (wisata, refreshing) bersama para sahabat di pinggiran Madinah terekam sebuah kejadian saat hendak dilakukan penyembelihan domba. Rasulullah mengabsen satu persatu sahabat. “Siapa yang akan menyembelih domba?”, tanya beliau.
“Saya, ya Rasulullah!”, kata seorang sahabat.
“Siapa yang akan menguliti?”, tanya Rasulullah lagi.
“Saya, ya Rasulullah!”, kata seorang sahabat yang lain.

Beliau bagi seluruh tugas sehingga setiap sahabat kebagian. Ada yang mendirikan tenda, ada yang membersihkan rumput di lokasi perkemahan, ada yang menyiapkan air, dst. Hingga beliau berucap dan bertanya pada diri sendiri, “Kalian semua sudah memiliki tugas masing-masing. Terus tugas saya apa?”

Rasulullah nampak berfikir sejenak dan kemudian berkata, “Ana jam’ul khathab. Saya bagian mencari kayu bakarnya!”
اَنَا جَمْعُ الْخَطَبِ
Saya mengumpulkan kayu”.

Jumat, 27 Desember 2019

LARANGAN MENCELA MAKANAN


Salah satu akhlaq terpuji (akhlaqul karimah) Rasulullah adalah beliau tidak pernah mencela makanan. Apabila beliau tidak suka dengan makanan yang dihidangkan maka beliau memilih diam. Bahkan jika di rumah tidak ada makanan, beliau memilih shaum (puasa) di hari itu.

Sebuah sabda Rasulullah menyebutkan: Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, ia berkata:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ مَا عَابَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا قَطُّ
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mencela makanan sama sekali”. [HR al-Bukhâri dan Muslim].

Apabila makanan yang dihidangkan beliau sukai, maka beliau menyantapnya. Sedangkan sikap beliau saat menghadapai jamuan yang tidak menarik hati, beliau tidak menjamahnya dengan tanpa mengeluarkan komentar miring apapun terhadapnya.
كَانَ إِذَا اشْتَهَى شَيْئًا أَكَلَهُ وَإِنْ كَرِهَهُ تَرَكَهُ
Kalau beliau menyukainya, maka akan beliau makan. Dan jika tidak menyukainya, beliau meninggalkannya”. [HR al-Bukhâri dan Muslim].

Rabu, 10 April 2019

MUDAH TAPI JANGAN DIPERMUDAH, SULIT TAPI JANGAN DIPERSULIT


Istilah ini saya dapat dari almarhum KH. AR. Fachruddin, ketua PP Muhammadiyah terlama, dalam bahasa Jawa. “Islam kuwi gampang ning ojo digampangke. Angel ning ojo di ngel-ngel”. Dalam hal fiqh banyak sekali perbedaan karena fiqh adalah ijtihad ulama. Misalkan posisi tangan saat berdiri shalat: ada yang sedekap, ada yang dijulurkan ke bawah saja. Yang sedekap pun, ada yang didahului dengan mengangkat tangan, ada yang tanpa harus mengangkat tangan.

Kalau dirunut, semuanya ada pedomannya, di Al Quran dan/atau hadits. Terjadi perbedaan dalam praktek karena adanya fiqh ulama yang menguraikan sesuai kondisi setempat. Misalkan qurban di Saudi Arabia adalah unta, di Indonesia boleh dilakukan dengan sapi atau domba.

Jumat, 14 Desember 2018

GENERASI CEPAT TUA DAN AWET TUA


Generasi saya adalah generasi cepat tua. Tumbuh dan dewasa disaat pembangunan sedang digencarkan, hingga ada gelar “Bapak Pembangunan” bagi Presiden Soeharto. Mencurahkan perhatian pada satu bidang, khusyu’, hingga tiba-tiba sekarang merasa harus pensiun. Saat ini banyak yang sedang berfikir mengerjakan apa saat pensiun nanti.

Disisi lain terasa fisik mulai melemah, berbagai penyakit menggerogoti tubuh, rambut semuanya memutih. Teman-teman seangkatan banyak yang keluar masuk ruang praktek dokter untuk konsultasi kesehatan, bahkan ada beberapa yang sudah mendahului menghaap Sang Pencipta. Inilah generasi yang cepat tua dan (maaf) juga cepat mati.

Sabtu, 09 Juni 2018

PONPES BABUSSALAM ‘BENTENG’ UMMAT ISLAM DI BANDUNG UTARA

Kota Bandung nampak indah dipandang dari perbukitan Ciburial, dimana Ponpes Babussalam berada.

Memasuki Bandung dari pintu tol Pasteur, naik jalan layang Pasupati, kemudian belok kiri menyusuri Jl. Ir. H. Juanda, akan membawa kita sampai Pondok Pesantren (Ponpes) Al Quran Babussalam di Ciburial Dago Atas. Bagi yang baru pertama kali berkunjung pastilah akan menjadi sebuah pengalaman berharga dan tidak terlupakan. Kota Bandung dengan ketinggian 791 meter dpl saja sudah meniupkan udara dingin, apalagi kawasan Babussalam yang berketinggian 1.100 meter dpl tentu membuat menggigil.
Namun tak perlu khawatir, ditengah suasana sejuk dingin itu justru terasa nikmat untuk menyerap kedalaman dan luasnya ilmu-ilmu yang disampaikan oleh Pengasuh Pesantren KH. Drs. Muchtar Adam dan para ustadz Babussalam. Apalagi sambil menyantap hidangan tahu hangat produksi masyarakat sekitar Babussalam. “Nikmat Allah yang mana lagi yang engkau dustakan”, meminjam istilah yang Allah ulang-ulang dalam QS. Ar Rahman.
Jika dihitung dari pintu tol Pasteur, perjalanan menuju Babussalam berjarak sekitar 11-12 km. Selepas dari batas kota Bandung jalan menanjak dan berkelok-kelok khas pegunungan sejauh 4 km. Kita akan disuguhi pemandangan menarik. Memandang ke belakang terlihat bangunan rumah-rumah di kota Bandung yang nampak mengecil. Udara dingin mulai merasuk, retsleting jacket harus dieratkan dan kedua belah tangan dimasukkan kedalam saku jacket.

Minggu, 09 Oktober 2016

CARA ALLAH MEMBAGI RIZQI



Pagi itu saya dari Jogja hendak ke Kutoarjo dengan kereta Pramek pukul 06.30 Wib. Rencana dari Kutoarjo terus ke Bandung dengan kereta Kutojaya pukul 09.20.
Dari rumah pukul 05.00 diantar dengan motor oleh anak saya Zaki. Sengaja saya berangkat awal karena belum membeli tiket dan Zaki perlu waktu untuk persiapan sebelum ke sekolah.
Saya berangkat dengan tenang karena persiapan sejak bangun malam. Rasanya semuanya oke-oke saja. Ibu saya tinggalin sedikit uang, Zaki juga, bahkan khusus untuk isi bensin motor pagi itu.
Sepuluh menit dari rumah sampailah saya di stasiun Lempuyangan. Saya masih sempatkan memberikan pesan kepada Zaki sekitar 5 menit karena jadwal kereta masih lama. Setelah itu Zaki pulang meninggalkan saya.

Jumat, 02 September 2016

MENJADI SAKSI PERJUANGAN ANANDA OCI

Kami, yaitu saya dan umi, memberinya nama Raisa Rashifa Mahirah. Raisa kami ambil dari kata Roisun, pemimpin. Sedangkan Rashifa bermakna kuat, dan Mahirah bermakna mahir atau pandai. Sebuah perpaduan nama yang sangat bagus: pemimpin, kuat dan pandai. Nama pendeknya adalah Oci, dari kebiasaan teman-temannya memanggil Rosi.
Saya harus mengakui perkembangan fisik Oci terganggu dengan berbagai penyakit. Saat itu kami belum menjadi herbalis. Oci dengan kakak-kakaknya yaitu Muti dan Syifa boleh dikata saat itu rajin bolak-balik ke puskesmas. Tak heran fisik Oci cukup kecil dan sering sekali flu batuk. Namun rupanya Allah selalu menganugerahkan kekuatan menghadapi kondisi ini, sesuai dengan namanya.

Kamis, 25 Agustus 2016

LARANGAN MEROKOK DI BABUSSALAM

Salah satu “trade mark” Babussalam adalah larangan merokok. Ini bukan hal mudah, terlebih pada era tahun 80-an. Tak heran jika ada seorang kyai terkenal di Bandung menjadi menjaga jarak dengan Babussalam karena beliau salah seorang “ahli hisap”, bahkan anggota “Majelis Syuro”, syuka rokok!
Mengapa Babussalam mengkampanyekan anti-rokok? Tak lain karena termasuk pesan salah satu ayat yang menjadi semboyan pendirian Babussalam, yaitu QS. An Nisa’ [4]: 9, “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar”.

Selasa, 02 Agustus 2016

JANGAN MEMUBAZIRKAN MAKANAN

Malam tadi saya menunggu anak yang turun dari angkot di terminal Dago. Saya tunggu sampai 15 menit belum juga datang, sedangkan battery HP sudah hampir habis. Maklum, nunggunya sambil WA-an. Akhirnya saya putuskan masuk warung sate ayam. Pesan sate bukan karena lapar namun supaya bisa numpang mengisi battery HP.
Tengah makan sate datanglah anak saya. Saya ajak dia makan karena sate yang 10 tusuk itu baru saya makan 3 tusuk saja. “Nih ikut makan, ditambul juga gakpapa”, kata saya. 'Ditambul' itu dimakan tanpa nasi, bahasa Jawa-nya 'digado'.
“Enggak ah! Abi kan nggak pernah bener makannya”, kata anak saya.

Senin, 01 Februari 2016

ADA HAK TUBUH UNTUK ‘SAKIT’



Alhamdu lillah, sejak mengamalkan pola hidup sehat sekitar 15 tahun lalu saya sekeluarga tidak pernah lagi mengunjungi dokter, puskesmas dan rumah sakit. Sebelum itu saya rutin bergantian membawa 5 anak saya, sepekan sekali atau dua pekan sekali, ke puskesmas atau klinik jaga. Bahkan kartu periksa mereka sampai saya koleksi untuk memudahkan saat sewaktu-waktu diperlukan.
Sakit yang saya maksud disini sebenarnya hanyalah flu batuk pilek demam dan diare. Namun dalam sebuah keluarga dengan 7 anggota keluarga, suami istri dan 5 anak, setiap saat ada saja yang terserang sakit. Meskipun sekedar flu batuk pilek demam dan diare namun cukup merepotkan karena ada saja anggota keluarga yang sakit dan tentu mengganggu aktivitas keluarga. Istirahat malam terganggu, pekerjaan terganggu karena harus mengantar berobat dan keuangan juga tersedot.